Rezeki Pernikahan menurut Pandangan Maya Septha | POPAC 2020, Tempat Belajar Keluarga Milenial
  • life /
  • rezeki penikahan menurut pandangan maya septha

Rezeki Pernikahan menurut Pandangan Maya Septha

Menghargai pasangan menjadi kunci rezeki pernikahan menurut Maya Septha

800x420-4-bd24500bae97cbc962fcecbbaf777b18.jpg

Written by Azzahra Rizki Fadilla

Share:

Maya Septha merupakan artis Indonesia yang mengawali kariernya sebagai seorang model. Ia semakin dikenal sejak berperan sebagai 'Neng Maya' pada acara Ini Talkshow bersama dengan Sule dan Andre Taulany.

Tak hanya berkarier, Maya pun harus mengurus keluarga kecilnya. Maya sudah menikah dengan Krisna Wardhana Sidarta pada Juni 2012 silam dan telah dikaruniai tiga orang anak.

Aktif di media sosial Instagram, Maya kerap membagikan unggahan keharmonisan keluarganya, curhatan, bahkan opini tentang hubungan suami istri dan anak.

Baru-baru ini ia mengunggah curhatan mengenai rezeki pernikahan, bahkan ia mendapatkan sambutan pujian serta cerita-cerita menarik dari warganet.

Penasaran seperti apa rezeki pernikahan menurut pandangan Maya Septha? Kali ini Popmama.com telah merangkumnya secara detail.

Simak ceritanya yuk, Ma!

1. Menikah membukakan pintu rezeki dan berkat dari Tuhan

Ada suatu pepatah yang mengatakan bahwa menikah akan membukakan pintu rezeki. Sang Pencipta yang nantinya akan memberikan rezeki di keluarga, bisa melalui suami, istri atau mungkin keduanya. 

Maka dari itu, ada beberapa rumah tangga di mana suaminya yang menjadi pencari nafkah tunggal dalam suatu keluarga. Ada juga yang keduanya sama-sama menghasilkan uang, namun ada pula di mana seorang istri yang menjadi tulang punggung keluarganya.

Di dalam Instagram pribadinya, Maya Septha berpesan untuk bisa bersyukur atas segala rezeki yang ada di dalam rumah tangga. Hal ini dikarenakan semuanya merupakan berkat dari Tuhan. 

2. Pasangan suami istri penting untuk saling mengasihi dan menghormati

Pernikahan menyatukan dua insan yang berbeda. Demi mewujudkan pernikahan yang bahagia dan harmonis, maka dibutuhkan sikap toleransi dan saling menghormati dalam setiap kondisi. Entah itu dalam suka atau duka selama menjalani kehidupan rumah tangga.

Melalui caption Instagram pribadinya, Maya Septha mengakui bahwa pernikahan yang sehat akan terwujud jika sesama suami istri saling mengasihi dan menghormati, terlebih dalam kondisi ketika ada permasalahan dalam rumah tangga.

Pasalnya, hal ini dapat semakin mempererat jalinan kasih antar pasangan dan juga membuat pernikahan tetap dapat sehat dan rukun.

"Apa pun situasinya, pernikahan hanya bisa sehat jika saling mengasihi dan menghormati. Meskipun memang dalam kondisi tidak ideal akan sulit untuk menghormati apalagi mengasihi, tetapi perintah Tuhan tetap berlaku dalam setiap pernikahan. Bahkan semakin situasi tidak ideal sebetulnya justru semakin butuh untuk taat, supaya pernikahannya bisa tetap sehat dan rukun," tulis Maya dalam unggahannya.

3. Uang sering sekali jadi akar permasalahan dalam pernikahan

Banyak orang yang mengatakan bahwa uang merupakan masalah utama dalam suatu pernikahan. Bahkan banyak pasangan yang memutuskan untuk berpisah lantaran dilandaskan oleh faktor ekonomi.

Meskipun begitu, Maya Septha sendiri tidak setuju akan pernyataan ini. Ia berpendapat bahwa akar dari permasalahan dalam pernikahan sesungguhnya bukanlah uang, melainkan hilangnya rasa saling menghargai, keterbukaan, kepercayaan, dan lain sebagainya.

"Seringkali orang bertengkar karena uang. Padahal uang hanyalah yang tampak di permukaan. Biasanya jika dicari akar permasalahannya, sebetulnya adalah masalah kepercayaan, keterbukaan, tentang tanggung jawab, dan rasa dihargai," tulis Maya dalam unggahannya di Instagram.

4. Kerukunan dalam rumah tangga bisa mendatangkan berkat

Maya Septha juga menyampaikan bahwa kerukunan membawa berkat dalam pernikahan. Dibutuhkan kesepakatan antar pasangan untuk mewujudkan kerukunan tersebut. 

Kesepakatan tersebut tidak harus sama dengan pasangan lainnya. Sebab, setiap pasangan memiliki kesepakatannya masing-masing dan hanya mereka lah yang dapat mengerti hal tersebut dengan baik.

Kerukunan dapat dicapai dengan sikap saling jujur dan terbuka satu sama lain. Kejujuran serta keterbukaan menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan rumah tangga yang harmonis dan sehat.

5. Menghargai pasangan

Sikap saling menghargai antara suami istri menjadi salah satu faktor penting yang dibutuhkan dalam menjalani bahtera rumah tangga.

Hal tersebut dapat diwujudkan melalui tutur perkataan dan perilaku sehari-hari seperti bersikap terbuka atas masukan serta saran yang diberikan pasangan, memberikan apresiasi, bahkan bisa menjadi pendengar yang baik.

Hindari keinginan untuk saling menuntut karena hanya akan membawa pada permasalahan. Sebaliknya, berusahalah untuk intropeksi diri agar lebih berempati dan bijak dalam membina rumah tangga.

Itulah cerita Maya Septha mengenai rezeki dalam pernikahan. Semoga dapat menginspirasi Mama dalam menjalani kehidupan berumah tangga, ya!

Baca juga:

Class

Class Schedule

asian-1294104-1280-60c6dbe9ae49a5e5a3adf15546ca4e9c.png
28 Sep, 13.00 Wib
Testing Popac 2021 yang kedua
Speakers: dr. Uf Bagazi, SpOG
baby-health-655534c3e4f396bd06f6748dbbe8c598.jpg
28 Sep, 13.00 Wib
Testing Popac 2021
Speakers: Sandra
kelas-ligwina-809e47230d6ebbc2e1b3d7afb78956d1.jpg
28 Sep, 13.00 Wib
Live: Trik Belanja Cermat dan Hemat agar Masa Depan Keuangan Terjamin
Speakers: Ligwina Hananto

Bussiness Development

Niken

0811 8022 785

niken.andani@idntimes.com

Media Relations & Partnership

Saraya

0812 1886 2176

saraya.adzani@idntimes.com